Di tahun 2030, saya menginjak usia 32 tahun. Saya telah bisa menggapai cita-cita saya sejak kecil. Cita-cita saya adalah menjadi chef handal dan itu telah tercapai. Saya bangga akan pekerjaan saya sekarang, karena saya telah bisa mengenalkan makan khas Indonesia di dunia internasional. Sebagian masyarakat internasional sangat menyukai makanan khas Indonesia seperti coto Makassar, sayur asam, gado-gado, dan lain-lain. Mereka menyukai makanan khas Indonesia layaknya sushi dari jepang, pizza dari italia, dan lain-lain. Mengapa saya harus membanggakan makanan khas Indonesia? Karena Indonesia adalah tanah kelahiran saya dan saya tidak mau makanan khas Indonesia diklaim oleh Negara lain. Dulu saat saya masih berumur 12 tahun saya pernah kecewa dengan Negara tetangga Indonesia, karena mereka telah mengkalim batik, alat musik angklung, dan lain-lain sebagai miliknya. Namun saya pun cukup kecewa dengan masyarakat Indonesia karena tidak melestarikan budayanya sendiri.
Saya teringat dengan masa kecil saya, saat itu saya masih berumur 13 tahun. Saya sempat menghilangkan mimpi saya ingin menjadi chef handal yang dikenal masyarakat internasional, karena modal untuk menjadi chef handal yang dikenal masyarakat internasional adalah fasih berbahasa inggris. Namun setelah saya belajar bahasa inggris di EF, dan membuka website www.englishfirst.co.id saya menjadi terpacu untuk belajar bahasa inggris. Pada saat itu kemampuan saya berbahasa inggris masih biasa saja, namun saya percaya “nothing’s impossible”. Alhasil, karena saya telah belajar bahasa inggris di EF sebagai modal untuk mencapai cita-cita saya akhirnya saya bisa menggapai impian itu, yaitu menjadi chef handal yang dikenal oleh masyarakat internasional.
To judges : I hope you choose my story for being the best among another story. I think my story is an inspiration for all people and this is a interesting story. I hope my dream will come true, my dream is can win this competition. if I'm not win this competition, this is not my luck. Thank you
No comments:
Post a Comment