Blackberry...smartphone yang sekarang (baca:dulu) lagi populer di Indonesia. Sebelum disaingi oleh Apple dan Google. Dulu banyak orang yang meng agung-agungkan blackberry tapi sekarang? mengejek. Gue/Saya (whatever lah) juga blackberry user yang menginginkan iphone dan android. Jujur saya sendiri menggunakan blackberry karena desakan lingkungan saya yang sekarang (baca:dulu) banyak teman-teman saya menggunakan blackberry (baca:iphone dan android) untuk mempermudah komunikasi maka saya minta blackberry kepada ayah saya(malu). Dari pertama saya pakai blackberry sayang sebenarnya sudah merasa hp ini useless tapi ya bagaimana lagi saya sudah dibelikan dan ini pilihan saya maka saya harus bersyukur.
dulu saya beli september 2012 karena pada saat itu teman-teman baru SMA saya rata-rata menggunakan Blackberry. saya tidak berpikir android atau iphone karena saya memprioritaskan komunikasi. hingga sekarang saya masih menggunakan blackberry walaupun di benak saya ingin membeli iphone/android.
ya to the point aja, setelah berapa lama saya menggunakan blackberry awalnya saya merasa sedikit useful dibanding blackberry teman saya yang lain. kenapa? karena saya berprinsip blackberry itu harus ful service apabila hanya paket sosial media(paket G4ul) smartphone ini sangat useless. dan ini memang benar. apabila hanya paket sosial media kita hanya bisa BBM-an dan twitter. untungnya saya bisa LINE karena saya menggunakan provider "tiga" sebagian teman saya tidak bisa mengoperasikan aplikasi line di blackberry nya karena paket gaul dari provider nya. akhirnya sekarang saya menggunakan paket sosial media saja karena faktor X. sebenarnya banyak orang indonesia yang menggunakan blackberry hanya untuk gengsi, membeli hp blackberry yang cukup bagus tapi menggunakan paket social media saja dan useless. itu banyak terjadi di kalangan teman-teman saya.
itu baru yang pertama, ini yang kedua. paket blackberry itu mengekang tidak fleksibel. kenapa? karena kita bisa BBM-an saat kita menggunakan paket khusu bukan paket berbasis kuota, tapi saat ini blackberry 10 sudah bisa BBM-an menggunakan basis kuota. dulu saya menggunakan paket full service namun sekarang paket sosial media karena alhamdulillah provider yang saya pakai mengizinkan saya untuk browsing dengan basis kuota padahal provider lain tidak bisa. awalnya saya menggunakan paket berbasis kuota hanya untuk mobile hotspot karena modem saya terlalu mahal.
yang ketiga, Blackberry tanpa BBM = MATI. kenapa? karena orang/masyarakat membeli Blackberry karena BBM nya bukan yang lain. padahal masih banyak model HP non Blackberry yang jauh lebih bagus. selain itu blackberry menawarkan spesifikasi smartphone rendah dengan harga tinggi yang berbanding terbalik dengan android.
yang ke empat, saat saya browsing di jaringan 3G smartphone Blackberry sangat mudah panas, maka saya tidak bisa lama-lama browsing di jaringan 3G. sama halnya saat blackberry saya dijadikan mobile hotspot. HP sangat cepat panas dan apabila saya mengoperasikan HP sambil mengaktifkan mobile hotspot blackberry saya akan overheating dan melakukan reboot dengan sendirinya.
yang ke lima, Blackberry saya bisa dijadikan hotspot sehingga sedikit useful.
yang ke enam, sekian dulu saja walaupun masih banyak kelebihan dan kekurangan blackberry, masih banyak cerita dibalik meladaknya blackberry di indonesia
saya merasa Blackberry saya sedikit useful walaupun masih kalah dari android/iphone karena saya menggunakan paket sosial media ditambah paket internet berbasis kuota
"Blackberry without BBM is dead, Blackberry with only social media package is very useless"
A boy named Fathurrohman Rusydi Didin just wanna try to write about anything in this life. He don't care if the post is bad or there's some mistake becaus he just try try try
No comments:
Post a Comment