kenapa ya saya akhir-akhir ini skadang selalu merasa serba kekurangan? apa itu benar?
saya merasa belum bisa apa-apa. apa solusinya? saya masih bingung !
kata guru saya "jangan pernah membandingkan diri kita dengan orang lain, karena apabila kita membandingkan kita akan kurang percaya diri. dan ingin selalu merasa sempurna." mungkin benar juga tapi saya sering membandingkan dengan orang lain, jadi serasa sulit.
makin bingung ! ah udahlah, ikuti alur hidup aja.
A boy named Fathurrohman Rusydi Didin just wanna try to write about anything in this life. He don't care if the post is bad or there's some mistake becaus he just try try try
wikipedia
news
Blog Archive
Friday, February 18, 2011
Monday, February 7, 2011
Mengagumi, Menyukai, Menyayangi, Mencintai
Terkadang kita semua salah mengartikan kata mengagumi, menyukai, menyayangi, dan mencintai. Sebagian orang menganggap kata-kata ini sama artinya, padahal arti kata-kata ini berbeda dimata saya. Saya akan bahas satu persatu,
1. MENGAGUMI
Menurut diri saya, mengagumi adalah dimana keadaan seseorang yang melihat orang lain baik itu laki-laki maupun perempuan berdasarkan keadaan fisik seseorang yang dikagumi. Kita bebas mengagumi siapapun. Misalkan, diri saya mengagumi Tompi karena keindahan suaranya.
2. MENYUKAI
Menyukai hampir sama dengan mengagumi, namun menyukai melihat orang lain berdasarkan keadaan fisik dan kepribadian orang yang disukai itu sendiri. Biasanya kita menyukai seseorang yang merupakan lawan jenis kita.
3. MENYAYANGI
Menyayangi berbeda dengan mengagumi dan menyukai. Menyayangi adalah dimana keadaan seseorang yang tidak ingin kehilangan orang yang telah berjasa kepada dirinya sendiri. Seperti kita menyayangi ibu kita, karena telah melahirkan dan mengasuh kita sampai kita seperti ini.
4. MENCINTAI
Mencintai sangat berbeda dengan ketiga kata sebelumnya, karena biasanya mencintai seseorang timbul karena rasa kagum, suka, sayang, lalu menjadi rasa cinta. Mencintai adalah dimana keadaan seseorang yang rela berkorban merelakan jiwa dan raganya untuk seseorang yang special di dalam hidupnya.
Biasanya rasa cinta hanya berawal dari satu pihak, lalu saat menjalani hubungan akan timbul rasa cinta dipihak kedua. Akhirnya kedua belah pihak tersebut akan saling mencintai dengan tulus.
Saya masih duduk dibangku SMP, dan saya merasa banyak teman-teman saya yang sudah pacaran. Saya rasa mereka pacaran hanya pacar-pacaran, bukan pacaran sungguhan. Saya berpendapat seperti itu, karena jarang atau bahkan tidak ada teman saya yang pacaran selama 1 tahun lebih.
Jadi, apakah anda setuju dengan pendapat saya? Semuanya saya serahkan kembali kepada diri anda yang akan memutuskan jalan kedepannya.
Subscribe to:
Comments (Atom)